7 Macam Jenis Kelapa Populer & Mudah Dibudidaya di Indonesia

3 min read

anak-kecil-minum-kelapa-muda

Jenis Pohon Kelapa – Pohon kelapa atau biasa disebut bahasa latin cocos nucifera merupakan salah satu jenis tumbuhan yang sangat banyak manfaatnya untuk menopang kehidupan manusia. Hampir semua aspek bisa didapat dari pohon tersebut. Mulai dari bahan makanan, obatan, kerajinan tangan, bahan bangunan hingga alat bekerja.

Maka dari itu tak heran bila banyak masyarakat di Nusantara ini yang ingin menginvestasikan sebagian uangnya untuk menanam bibit kelapa. Selain sebagai penghijauan lingkungan juga memiliki nilai jual pasar yang cukup signifikan dan menjanjikan.

Karena jenis kelapa sangat variatif, berikut akan kami sajikan beberapa ulasan singkat macam pohon kelapa yang popular, mudah dan cepat ditanam untuk berbuah di daerah tropis terutama di daerah penjuru nusantara Indonesia.

Jenis Pohon Kelapa dan Keunggulannya

Kelapa Hijau

kelapa hijau

 

Seperti namanya, kelapa hijau merupakan jenis kelapa yang memiliki dasaran warna kulit buah yang hijau mencolok. Memiliki nama latin cocos viridis. Termasuk dalam jenis kelapa dalam (pohon tinggi) dan buahnya memiliki ukuran yang lumayan besar.

Seperti buah kelapa pada umumnya air kelapa hijau sangat diminati oleh banyak orang karena telah terbukti bermanfaat mencegah dan mengobati berbagai penyakit, salah satunya mensterilkan racun dalam tubuh orang keracunan makanan.

Tak hanya itu batok dan serabutnya juga biasa digunakan untuk kerajinan tangan, alat dapur dan bahan dasar material bangunan.

Kelapa Pandan Wangi

pohon kelapa pandan wangi

 

Pandan wangi adalah salah satu pohon kelapa yang sangat jarang kita temui di beberapa daerah. Ya mungkin karena memang varietas kelapa ini berasal dari Thailand yang dibudidayakan dalam skala industry di Indonesia.

Selain aromanya wangi, air kelapanya juga sangat manis  dibanding kelapa lain, ternyata pohon kelapa pandan wangi juga masuk kategori genjah (pohon pendek). Nah, mungkin itulah yang menjadikan harga buah dan bibit kelapa pandan wangi mahal dan jarang ditemui di pekarangan biasa. Ditambah perlunya intensif dalam perawatan harian kebun kelapa pandan wangi.

Berpostur pendek dengan tinggi maksimal hanya 3 meter, tidak menghalangi pandan wangi memproduksi buah secara sempurna. Terbukti pohon kelapa jenis ini bisa menghasilkan buah di usia 3 tahun, lebih cepat daripada kelapa lain.

Kalau berbicara soal harga sudah pasti lebih unggul hingga 10 kali lipat, perawatan yang sulit dan tidak semua orang bisa membudidayakannya.

Kelapa Gading

kelapa kuning aka kelapa gading

 

Kelapa gading mungkin sangat sering anda jumpai di sekitar area persawahan pedesaan. Tergolong mudah dalam penanaman membuat para petani sering menanamnya di area sawah untuk sekedar tanaman berteduh namun memiliki nilai di suatu hari, yaitu bisa panen dan bermanfaat.

Mempunyai warna buah kuning ke-orange-an menjadi ciri khas jenis kelapa gading. Cepat berbuah seperti kelapa pandan wangi juga membuat para petani lebih suka dengan jenis kelapa gading untuk mereka tanam di area lading mereka.

Bisa berbuah pada umur 3 tahun dan harga buahnya relative murah namun tidak murahan karena kandungan air manfaat pada buahnya sangat bagus untuk kesehatan.

Kelapa Genjah Entok

Kelapa Genjah Entok

Sama seperti pandan wangi. Sesuai dengan namanya genjah (arti bahasa : cepat berbuah pendek), merupakan kelapa yang memiliki postur pendek dan cepat menghasilkan buah dengan hasil yang banyak.

Buahnya lebih kecil disbanding kelapa lain dan batang pohon kelapa juga relative pendek sekitar 2-4 meter saja. Di usia dewasa matang dan produktif kelapa ini tidak mampu melebihi tinggi 8 meter hal ini dikarenakan semakin tua umur pohon akan semakin melebar putar batang kelapa entok genjah.

Di tanah tropis daerah kita Indonesia cenderung mudah untuk ditanami pohon kelapa ini. Selain air cukup dan sinar matahari yang tidak terlalu panas membuat genjah entok bisa tumbuh dengan baik hingga berbuah.

Biasanya pohon ini ditanam di pekarangan rumahan sebagai tanaman hias dan sebagian pula juga ditanam sebagai perkebunan. Ya meski dibilang harga lebih murah daripada jenis kelapa lainnya.

Kelapa Merah Wulung

kelapa Merah Wulung

Kelapa merah merupakan sebutan kelapa wulung, memliki nama latin cocos rubecens. Jenis kelapa merah dibagi menjadi 2 macam: Kalapa pohon pendek (genjah) dan kelapa pohon tinggi (dalam).

Memiliki buah yang sangat besar dan bulat membuat pohon kelapanyapun juga lebih besar daripada jenis lain.

Hampir semua khasiat di buah-buah kelapa diatas ada juga di kelapa wulung ini. Sangat sering digunakan para ibu hamil sebagai suplai energi tubuh yang alami. Selain airnya yang segar ternyata juga bisa menjadi penawar racun yang sudah masuk pada tubuh manusia. Dan masih banyak lagi manfaat buah kelapa wulung ini.

Maka tak heran bila jenis kelapa ini sangat diburu para pengusaha dan petani untuk ibudidayakan. Selain harga pasar yang tinggi juga memliki daya tarik yang besar dari segi fungsinya.

Namun tak sembarang orang pula bisa membuat bibit kelapa wulung butuh pengalaman dan jam terbang dalam membibit agar bibit tetap bagus dan berkualitas.

Kelapa Kopyor

bibit kelapa kopyor

Jenis kelapa yang terakhir ini sangat unik dan aneh. Memiliki kelainan genetic justru membuat kelapa ini memiliki keunggulan khusus yang membuatnya mempunyai harga jual yang tinggi.

Merupakan kelapa yang tumbuh secara gagal atau tidak normal pada buahnya membuat jenis kopyor terpisah antara daging buah dan dinding batok dalamnya. Jadi daging kelapa terkelupas dan cenderung empuk sangat lunak.

Bermanfaat untuk minuman stamina, memulihkan demam berdarah, mengurangi sakit angina dan using serta bisa memulihkan luka bakar dan meredakan gatal-gatal pada kulit.

Selain itu kelainan ini juga menjadi salah satu daya Tarik masyarakat untuk dikembangkan dalam sajian variasi makanan dan minuman. Maka dari itu bila sudah masuk dalam dapur dan memungkinkan barangnya langka sudah pasti harga nya naik. Sebagaimana hukum ekonomi permintaan naik dan produksi masih biasa saja, maka harga jual akan ikut naik.

Nah, jika berbicara soal produksi memang sangat sulit. Ada dua jenis pohon kopyor: 1. Kopyor kultur jaringan 2. Kopyor asli pati.

Keduanya bisa menghasilkan buah kopyor namun prosentasenya berbeda. Untuk kuljar bisa menghasilkan kopyor hingga 995 namun bila kopyor pati menghasilkan 35-65%. Dengan segi hasil buah sudah dipastikan bahwa harga juga berbicara.

Bila kultur jaringan dibuat dengan skema biologis modern oleh IPB pasti dengan pengelolaan yang berduit maka tak heran bila bibit kopyornya dibanderol dengan harga 1-2 juta perbibitnya.

Berbeda dengan jenis kelapa kopyor Pati, cukup mengahasilkan 35-65% namun pasti ada buah yang kopyor. Dengan bermodal kecil para petani kecil juga bisa membudidayakannya secara mudah. Sudah banyak terbukti dengan budidaya kopyor pati sangat menjanjikan masa depan petani bila diperhitungkan dengan hitungan modal dan perkalian hasil panen.

Diharapkan dengan varietas unggulan bibit terbaik kopyor pati bisa membuat petani kecil juga tetap bisa budidaya dan menghasilkan buah yang harga jualnya tinggi. Untuk bisa mendapatkan bibit kelapa kpoyor pati kualitas terbaik dan pasti kopyor silahkan cek di jual bibit kelapa kopyor.

Cara Ternak Semut Rangrang untuk Pemula…

Cara ternak semut rangrang / semut kroto – Semut rangrang atau banyak orang menyebutnya semut kroto, tentunya kamu sudah tahu apa itu semut rangrang...
Rifai
6 min read

Cara Tepat Budidaya Azolla Microphylla di…

Budidaya Azolla – Azolla microphylla dalam bahasa indonesia disebut tanaman paku air tak banyak masyarakat awam yang tahu tentang tanaman ini. Tanaman genus suku...
Rifai
4 min read

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *