Manding, Sentra Kerajinan Kulit yang Ada di Jogja

Manding, salah satu desa wisata di jogja yang terkenal dengan pengrajin kulit dan kerajinan kulitnya. Tidak mau kalah dengan Cibaduyut di Jawa Barat dan Tanggulangin yang ada di Jawa Timur.

Produk dari masyarakat yang kreatif warga Desa Manding ini sudah menjadi primadona. Peminatnya bukan hanya konsumen domestik, tapi juga sampai pasar dunia lho. Penasaran sebagus apa produk kulit yang diproduksi Manding?

Sentra Kerajinan Kulit Manding

Pengrajin kulit
afzanahmadi.blogspot.co.id

Konon, asal mula Desa Manding berasal dari tiga orang pemuda yang tengah bekerja suatu perusahaan kulit di pusat Kota Yogya. Kemudian, dengan bekal ilmu mengolah kulit yang mereka miliki, pemuda bernama Ratno Suharjo, Prapto Sudarmo, dan Wardi Utomo memutuskan untuk meninggalkan peerusahaan pada tahun 1947. Kemudian mereka merintis usahanya sendiri yang berbahan dasar kulit.

Setelah 10 tahun bergelut dengan usahanya, dari tahun 1957, desa yang berada di Jalan Dr. Wahidin Sudiro, Bantul ini perlahan menjadi terkenal. Desa ini dikenal sebagai desa pengrajin kulit dan pada tahun 1970an hingga 1980an mengalami masa kejayaan.

Kamu tidak perlu khawatir, di kawasan Manding dipenuhi oleh sekitar 40 showroom yang berderetan rapi sepanjang jalan. Setiap showroom memamerkan hasil produksinya mulai dari dompet, tas, sepatu, ikat pinggang, sampai jaket kulit. Bahannya berasal dari kulit sapi berkualitas, proses produksinya pun masih sederhana, sehingga dapat dijamin kualitasnya.

Selain diproduksi warga setempat, showroom di Manding juga dikelola oleh warga setempat. Pelayanan dilakukan setiap hari, dari pagi sampai malam hari. Kamu bisa memilih barang dengan leluasa karena letak antara showroom yang satu dengan lainnya berdekatan antara.

Kamu bebas keluar-masuk showroom sepuasnya, untuk melihat-lihat. Tidak hanya belanja produk, kalau kamu beruntung, kamu juga bisa menyaksikan proses produksi kerajinan kulit di Manding.

Produk Kerajinan Kulit Manding

Jaket kulit manding
jalwa323.blogspot.co.id

Ada berbagai macam produk dengan harga yang murah, tergantung model dan komposisi bahan kulit yang digunakan. Jaket dengan bahan 100% kulit asli, biasanya dijual dengan harga antara IDR500.000 sampai dengan IDR2.000.000.

Untuk produk sepatu, harganya beda lagi, mulai dari IDR70.000 sampai IDR1.000.000. Kalau kamu suka dengan tas kulit, ada juga di tempat ini, kisaran harganya antara IDR100.000 sampai dengan IDR1.000.000. Sementara itu, dompet kulit asli biasanya dibanderol IDR50.000 sampai IDR250.000.

Kalau kamu berniat membeli banyak produk sentra kerajinan kulit Manding, tapi khawatir dengan batas maksimal bagasi pesawat, jangan kecewa. Di tempat ini ada beragam produk yang memiliki desain simpel dan ringan. Hal itu tentu saja sangat membantu dalam menghemat ruang koper yang kamu gunakan.

Produksi Lokal Kualitas Internasional

Kalau kamu belum terbiasa dengan produk kerajinan kulit, tidak perlu khawatir atau mungkin meragukan kualitas dari kerajinan kulit produk Desa Manding ini. Meski produksinya masih secara tradisional, kerajinan handmade seperti sepatu, tas, jaket kulit yang dihasilkan oleh pengrajin kulit Manding sudah terbukti menarik banyak wisatawan. Selain karena kualitasnya yang baik dan selalu terjaga, kamu bisa mendapatkannya dengan harga relatif murah.

Produksi yang dilakukan oleh para pengrajin di Manding memang ditujukan untuk memenuhi pasar dalam negeri dan juga untuk wisatawan asing. Akan tetapi, beberapa produk unggulan di Desa Manding ini juga cukup sering diekspor ke beberapa negara di luar negeri.

Beberapa eksportir berasal dari Mesir atau negara-negara Timur Tengah. Mereka sudah lama mengeskpor produk-produk dari Manding dan bekerjasama dengan para pengrajin kulit di tempat ini. Bahkan, beberapa eksportir asal Spanyol mulai melirik produk kulit dari Manding.

Leave a Comment